Postingan

Kriteria, Bentuk dan Dasar Perencanaan Kota

Kriteria, Bentuk dan Dasar Perencanaan Kota Kriteria kawasan perkotaan : Memiliki karakteristik kegiatan utama budidaya bukan pertanian atau mata pencaharian penduduknya terutama di bidang industri, perdagangan, dan jasa; dan Memiliki karakteristik sebagai pemusatan dan distribusi pelayanan barang dan jasa didukung prasarana dan sarana termasuk pergantian moda transportasi dengan pelayanan skala kabupaten atau beberapa kecamatan. Bentuk kawasan perkotaan : Kota sebagai daerah otonom; Bagian daerah kabupaten yang memiliki ciri perkotaan; atau Bagian dari dua atau lebih daerah kabupaten yang perbatasan langsung dan memiliki ciri perkotaan. Perencanaan kawasan perkotaan dilaksanakan secara terintegrasi antara matra ruang, program dan kegiatan. Perencanaan kawasan perkotaan mempertimbangkan: Aspek ideologi, politik, sosial, ekonomi, budaya, lingkungan, teknologi, dan pertahanan dan keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia; Pendekatan pengembangan wilayah terpadu; peran dan ...

Penyediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) untuk Kawasan Perkotaan

Penyediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) untuk Kawasan Perkotaan a. Penyediaan RTH Berdasarkan Luas Wilayah Penyediaan RTH berdasarkan luas wilayah di perkotaan adalah sebagai berikut : Ruang Terbuka Hijau di perkotaan terdiri dari RTH Publik dan RTH privat; Proporsi RTH pada wilayah perkotaan adalah sebesar minimal 30% yang terdiri dari 20% ruang terbuka hijau publik dan 10% terdiri dari ruang terbuka hijau privat; Apabila luas RTH baik publik maupun privat dikota yang bersangkutan telah memiliki total luas lebih besar dari peraturan atau perundangan yang berlaku, maka proporsi tersebut harus tetap dipertahankan keberadaannya. Proporsi 30% merupakan ukuran minimal untuk menjamin keseimbangan ekosistem kota, baik keseimbangan sistem hidrologi dan keseimbangan mikroklimat, maupun sistem ekologis lain yang dapat meningkatkan ketersediaan udara bersih yang diperlukan masyarakat, serta sekaligus dapat meningkatkan nilai estetika kota. b. Penyediaan RTH Berdasarkan Jumlah Penduduk Untuk...

Indeks Istilah Perencanaan Wilayah dan Kota (Perumahan dan Permukiman)

Indeks Istilah Perencanaan Wilayah dan Kota (Perumahan dan Permukiman) Penataan perumahan dan permukiman bertujuan untuk : Memenuhi kebutuhan rumah sebagai salah satu kebutuhan dasar manusia, dalam rangka peningkatan dan pemerataan kesejahteraan rakyat; Mewujudkan perumahan dan permukiman yang layak dalam lingkungan yang sehat, aman, serasi, dan teratur; Memberi arah pada pertumbuhan wilayah dan persebaran penduduk yang rasional; Menunjang pembangunan di bidang eko nomi, sosial, budaya, dan bidang bidang lain. Istilah dalam perumahan dan permukiman antara lain adalah sebagai berikut : Rumah adalah bangunan yang berfungsi sebagai tempat tinggal atau hunian dan sarana pembinaan keluarga; Perumahan adalah kelompok rumah yang berfungsi sebagai lingkungan tempal tinggal atau lingkungan hunian yang dilengkapi dengan prasarana dan sarana lingkungan; Permukiman adalah bagian dari lingkungan hidup di luar kawasan lindung, baik yang berupa kawasan per...

Pengertian Umum tentang Perencanaan Wilayah dan Kota

Pengertian Umum tentang Perencanaan Wilayah dan Kota Ruang adalah wadah yang meliputi ruang darat, ruang laut, dan ruang udara, termasuk ruang di dalam bumi sebagai satu kesatuan wilayah, tempat manusia dan makhluk lain hidup, melakukan kegiatan, dan memelihara kelangsungan hidupnya. Tata ruang adalah wujud struktur ruang dan pola ruang. Struktur ruang adalah susunan pusat-pusat permukiman dan sistem jaringan prasarana dan sarana yang berfungsi sebagai pendukung kegiatan sosial ekonomi masyarakat yang secara hierarkis memiliki hubungan fungsional. Pola ruang adalah distribusi peruntukan ruang dalam suatu wilayah yang meliputi peruntukan ruang untuk fungsi lindung dan peruntukan ruang untuk fungsi budi daya. Penataan ruang adalah suatu sistem proses perencanaan tata ruang, pemanfaatan ruang, dan pengendalian pemanfaatan ruang. Penyelenggaraan penataan ruang adalah kegiatan yang meliputi pengaturan, pembinaan, pelaksanaan, dan pengawasan penataan ruang. Pemerintah Pusat, selanjutny...

Ghaib Kerinduan Seruling Bambu

Pertanyaan awal dalam kajian-kajian tasawuf biasanya berkenaan dengan posisi manusia dengan Allah SWT. Mengapa ia diciptakan-Nya? Apa tugas dan kewajibannya? Bagaimana ia harus menjalani hidupnya? Dan apa yang kelak menantinya? Manusia diciptakan dari Iradah dan Qudrah Tuhan. Pembahasan tentang penciptaan manusia sangat beragam. Mulai dari berpegang pada ayat yang mengatakan bahwa manusia diciptakan untuk beribadah, hingga pendapat yang menetapkan bahwa Tuhan memerlukan kehadiran makhluk-Nya. Menarik memang, tapi kita akan membatasi pembahasan teoritis itu dengan menyimpulkannya dari syair Jalalluddin Rumi.  Menurut Rumi, kita semua seumpama seruling yang diambil dari rumpun bambu. Kita tercerabut dari asal kita. Kita dijauhkan dari awal kita. Seperti seruling, dendang yang dilantunkan penuh dengan lirih. Seperti seruling, yang ia kumandangkan adalah syair lagu kerinduan. Mestinya kita merindukan asal kita. Harusnya kita bergegas kembali ke haribaan kecintaan kita. Seperti orang ...

Minum Kopi Terbebas Kanker Prostat?

Para peneliti dari Harvard School of Public Health menjelaskan, pria yang mengkonsumsi kopi sebanyak enam gelas atau lebih per hari akan menghadapi 60% risiko lebih rendah terserang kanker dan 20% lebih rendah dalam menghadapi pembentukan jenis kanker prostat dibandingkan dengan orang yang tidak meminum kopi. Bahkan jika cuma meminum satu sampai tiga gelas per hari pun berkaitan dengan risiko 30% lebih rendah dalam perkembangan kanker prostat yang mematikan. "Tidak banyak studi yang secara khusus mengkaji hubungan konsumsi kopi dengan risiko kanker prostat yang mematikan, bentuk penyakit yang paling penting untuk dicegah," kata Wilson, seorang peneliti di epidemiologi di Harvard School of Public Health, Boston seperti dikutip dari situs news.yahoo. Dampaknya sama apakah kopi itu berkafein atau tidak, sehingga para peneliti menduga risiko yang lebih rendah dapat berkaitan dengan manfaat antioksidan dan antiradang pada kopi. Kanker prostat adalah bentuk kanker yang paling um...

Tempe

Pernah mendengar ungkapan seperti ini atau sindiran seperti ini ngga?, "ah mental tempe" untuk menggambarkan seseorang yang gampang menyerah, tidak bermental kuat dan memiliki banyak ketakutan. Entah darimana asalnya ungkapan seperti itu ya, mungkin diambil dari bentuk fisik tempe yang lembek, atau karena tempe adalah makanan yang sangat murah dan biasa dikonsumsi oleh masyarakat kelas bawah. Saya berpendapat ungkapan itu tidak sepenuhnya benar karena ternyata makanan tempe-nya sendiri (jika dikonsumsi) mengandung banyak khasiat dan faedah untuk kesehatan dan pemenuhan nutrisi bagi tubuh manusia. Sepertinya tidak cocok jika tempe dilekatkan pada ungkapan di atas untuk menggambarkan tentang perilaku seseorang yang gampamg menyerah atau tidak bermental  kuat. Saya berpendapat ungkapan di atas diciptakan oleh arogansi sekelompok orang yang lebih beruntung dan memiliki kemampuan lebih untuk membeli makanan yang lebih mahal dari tempe. Alih-alih menerima bukti bahwa tempe merupa...

Teh

Minuman teh bisa mencegah atau membantu penyembuhan penyakit ringan sejenis influenza sampai yang berat seperti kanker. Jenis tehnya juga bisa dipilih menurut selera peminumnya. Terdapat delapan manfaat bagi para peminum teh, yaitu : Antioksidan  dalam teh, dapat melindungi tubuh dari efek polusi dan penuaan dini. Mengandung sedikit kafein , 1/8 cangkir kopi mengandung 135 mg kafein, sementara 1 cangkir teh hanya mengandung 30-40 mg kafein sehingga tidak membuat sakit ke pala atau susah tidur. Mengurangi risiko serangan jantung dan stroke . Teh membuat peredaran darah lancar dan bersih. Hasil studi di Belanda memperlihatkan, orang yang minum 2-3 cangkir teh hitam perhari memiliki sedikit resiko serangan jantung daripada yang tidak pernah minum teh. Memperkuat tulang . Ternyata bukan hanya kalsium susu yang membuat tulang anda kuat, orang yang rutin minum teh memiliki massa tulang lebih padat. Memutihkan Gigi . Anggapan teh bisa membuat gigi nampak kusam rupanya tidak benar, sebab t...

Kopi

Sudah dikenal sejak lama bahwa meminum secangkir kopi sangat bermanfaat untuk  menghilangkan rasa kantuk bagi orang yang melakukan aktivitas di sepanjang hari. Selain manfaat diatas banyak juga manfaat lain yang diperoleh dari mengkomsumsi kopi setiap hari diantaranya, yaitu : Mencegah Diabetes Menurut para peneliti di Harvard, mengkonsumsi enam cangkir kopi atau lebih setiap harinya dapat mengurangi resiko Diabetes. 54% bagi pria, dan 30% bagi wanita. Penelitian lainnya yang dimuat dalam American Journal of Epidemiology menunjukkan konsumsi empat cangkir atau lebih per harinya pada lansia memiliki resiko Diabetes tipe 2 lebih rendah dibandingkan dengan yang jarang mengkonsumsi kopi. Karena selain mengandung kafein, kopi juga mengandung antioksidan, dan mineral yang meningkatkan sensitifitas insulin dan metabolisme glukosa. Mencegah Kanker Kolon, HCC, dan Sirosis Hati Dua cangkir kopi sehari dapat menurunkan resiko kanker kolon sebanyak 25%, dan sirosis hati sebesar 80%....

Menanam Pohon

Menanam pohon, aktivitas yang bisa menyelamatkan bumi dari berbagai bencana, berikut akan diurai beberapa jenis pohon sesuai dengan karakteristik tanah sebagai media tumbuhnya dan berdasarkan beberapa kegunaannya, sebagai berikut : Pohon yang cocok di tanah yang kurang subur ; Pohon Cemara laut, Akasia. Pohon yang cocok di tanah yang mengandung garam ; Pohon Ketapang, Dadap. Pohon yang tahan terhadap terpaan angin ; Pohon Pinus, Palem Botol, Bungur, Kayu Putih. Pohon yang cocok di tanah yang kering ; Pohon Johar, Flamboyan, Akasia. Pohon yang menyerap genangan air ; Pohon Maho ni, Lamtoro. Pohon yang menyerap SO2 ; Pohon Cemara Laut, B unga Kupu-Kupu, Pohon Barus. Pohon yang menyerap Pb ; Pohon Damar, Asem Lon do, Mahoni. Pohon yang bisa menyerap partikel padat ; Pohon Ce mara Kipas, Kersen, Angsana, Sawo Kecik. Pohon yang dapat menyerap bau busuk ; Pohon Cempaka, Tanju ng, Damar, Bambu, Kenanga. Pohon yang dapat menurunkan kebisingan ; Pohon Bambu, K edondong, Gatis, Cemara Laut, Tusa...

Alternatif's Pengelolaan Sampah

Pengelolaan sampah adalah semua kegiatan yang dilakukan untuk menangani sampah sejak ditimbulkan sampai dengan pembuangan akhir. Secara garis besar, kegiatan pengelolaan sampah meliputi pengendalian timbunan sampah, pengumpulan sampah, transfer dan transpor, pengolahan, dan pembuangan akhir. Adapun yang dimaksud dengan penanganan sampah di tempat atau pada sumbernya adalah semua perlakuan terhadap sampah yang dilakukan sebelum sampah ditempatkan di lokasi tempat pembuangan. Suatu material yang sudah dibuang atau tidak dibutuhkan, sering kali masih memiliki nilai ekonomis. Penanganan sampah di tempat, dapat memberikan pengaruh yang signifikan terhadap penanganan sampah pada tahap-tahap selanjutnya. Kegiatan pada tahap ini bervariasi menurut jenis sampahnya, antara lain meliputi pemilahan (sorting) , pemanfaatan kembali (reuse) , dan daur ulang (recycle ). Tujuan utamanya adalah untuk mereduksi besarnya timbunan sampah (reduce) . Sampah dapat diolah tergantung pada jenis dan komposisiny...

Ucapan Terimakasih

Saya selalu ingat ucapan dari seorang Gubernur Sumatera Utara yang sangat merakyat itu, ketika suatu saat diwawancara oleh sebuah media televisi nasional, (meski kalau tidak salah sekarang sedang terkena kasus) bahwa ; “lisan yang bagus untuk kita dan orang lain itu hanya ada tiga saja kok, yaitu tolong, maaf dan terimakasih, itu saja, tidak ada yang lain” dan ternyata hal ini dibenarkan oleh para ahli komunikasi. Para ahli komunikasi mengatakan bahwa ada tiga kata ajaib yang mampu membangun hubungan antar manusia, yaitu terimakasih (thank you), maaf (sorry), dan tolong (please). Dan dari ketiga kata itu yang memiliki kekuatan terbesar adalah kata “terimakasih”. Konon, hal paling hakiki yang membedakan kualitas komunitas manusia satu dengan komunitas lainnya adalah kebiasaan penghuninya mengucapkan kata terima kasih. Pada komunitas yang lebih sering mengucapkan terima kasih, angka perkelahian lebih rendah dan usia rata-rata penduduknya lebih tinggi, demikian sebaliknya. Aura orang yang...

Tentang Kesedihan

Kesedihan adalah hasil suatu kejutan ; kesedihan adalah keterguncangan sementara dari suatu batin yang telah menetap, yang telah menerima rutinitas kehidupan. Terjadi sesuatu, kematian, kehilangan pekerjaan, kehilangan hubungan, sanggahan terhadap kepercayaan yang dipegang erat, maka batin terguncang. Tetapi apa yang dilakukan oleh batin yang terguncang? Ia mencari jalan agar tidak terguncang lagi; ia mencari perlindungan di dalam kepercayaan lain, di dalam pekerjaan lain yang lebih mantap, di dalam sebuah hubungan yang baru. Lagi-lagi gelombang kehidupan melanda dan memporakporandakan pengaman-pengaman yang telah dibangun, tetapi batin mencari lagi pertahanan lebih jauh; begitulah terus-menerus. Ini bukan cara yang cerdas bukan? Tidak ada kompulsi lahiriah maupun batiniah yang bisa menolong. Semua kompulsi, betapa pun halus, adalah hasil ketidaktahuan; ia lahir dari keinginan untuk memperoleh ganjaran atau ketakutan akan mendapat hukuman. Memahami seluruh hakikat perangkap itu ber...

Bobodoran

Kulantaran geus lila teu dipariksa ka dokter gigi, nya maksakeun weh ngincid wanci sore mangkukna ka dokter gigi di jl. Bungsu. Saenggeus daftar nya asup kahiji rohangan, kasimpulanana ceuk dokter gigi teh gigi geraham anu be’h kenca kudu dicabut. Ceuk beja, harewos tinu geus pernah dicabut huntu, cenah dicabut huntu teh nyeri kabina-bina, nya akhirna usul ka dokter teh kieu “dok, dicabut giginya ga sekarang, besok saja ” dokter teh ngajawab “ ya boleh, sesiapnya saja”. Mangprung balik kalembur, niatan rek neangan batur nu sarua rek dicabut huntu, ceuk pamikir sorangan, lamun isuk dicabut oge, ngalaman nyeri teh moal sorangan lamun aya batur mah. Satepina di lembur, beberesih, mumuluk terus ngoloyong katukang, maksud rek neangan info anu boga huntu koropok atawa huntu cabuteun, ngaler-ngidul ngawadul di warung tukang, akhirna meunang info yen si abah, tatangga beh kidul cenah huntuna teh geus lila koropok. “Eta weh sok sering kabejakeun nyeri huntu” ceuk tatangga nu tadina heuay wa...

Energi Psikis sebagai Akselerator Keberhasilan

“Kecepatan pencapaian keberhasilan, di bidang apa saja, berbanding lurus dengan tingkat dan intensitas kemurnian energi psikis seseorang” -Adi W. Gunawan- Pertama-tama, melalui artikel ini, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada sahabat saya Dr. Bumbunan Sitorus di Pontianak. Melalui  sharing dan buku yang saya baca, sesuai yang beliau sarankan, saya mengalami lompatan pemahaman dan perluasan cakrawala pikir tentang spiritualitas. Dalam salah satu buku tersebut saya menemukan pemahaman luar biasa yang - menurut saya - merupakan rahasia pencapaian keberhasilan yang selama ini tidak pernah dijelaskan secara ilmiah dan terstruktur. Pemahaman ini yang ingin saya bagikan pada Anda. Buku itu berisi hasil penelitian selama lebih dari 20 tahun mengenai level energi yang berhubungan dengan spiritualitas (Peta Kesadaran). Dalam artikel ini saya menarik benang merah antara level energi psikis dengan proses materialisasi (baca: pencapaian keberhasilan).